Pasar Properti Indonesia: Prospek untuk 2026

Sektor properti Indonesia menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah melewati periode perlambatan panjang yang dimulai pada 2017 dan diperparah oleh pandemi. Indikator seperti kenaikan harga sewa secara bertahap, aktivitas pembelian lahan oleh pengembang, serta akumulasi aset oleh investor mencerminkan bahwa valuasi properti telah mencapai titik terendah dan siap memasuki fase pemulihan awal pada 2026. Stabilitas makroekonomi negara menjadi fondasi kuat bagi kebangkitan ini. Dukungan pemerintah, termasuk inisiatif Presiden Prabowo dalam mendorong pembangunan perumahan, semakin memperkuat optimisme para pelaku pasar. Segmen logistik dan kawasan industri diproyeksikan menjadi penggerak utama, sementara pengembangan berkelanjutan seperti gedung hijau dan proyek yang berorientasi pada transportasi akan menjadi tren dominan yang mendorong sektor ini menuju pertumbuhan yang lebih inklusif dan ramah lingkungan.




