Kepala BRIN Percepat Pengembangan Teknologi Antariksa Mandiri Indonesia
Arif Satria, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menekankan ambisi Indonesia untuk mempercepat pembentukan sektor teknologi antariksa yang mandiri. Dalam kunjungan kerjanya ke Kawasan Sains M. Ibnoe Subroto, ia membahas kesiapan fasilitas riset, persiapan peluncuran satelit A4, dan pengembangan bandar antariksa sebagai fondasi strategis untuk kedaulatan teknologi nasional. Satria menekankan bahwa tidak hanya infrastruktur fisik yang penting, tetapi juga tata kelola yang jelas dan pembagian peran untuk melaksanakan program strategis secara efektif. Ia juga menyatakan bahwa hanya fungsi teknologi antariksa yang terintegrasi dan berkelanjutan yang dapat menjamin kesuksesan. Mengenai rencana masa depan, Satria menyoroti pentingnya meningkatkan kualitas dan intensitas penelitian ilmiah serta memanfaatkan peluang hibah riset luar negeri.






