Sektor Kesehatan Menguasai Pasar Properti Jakarta

Menurut laporan terbaru dari CBRE Indonesia, sektor kesehatan di Jakarta menunjukkan kinerja yang mengesankan, memegang posisi terdepan di pasar properti selama tiga tahun berturut-turut. Pada tahun 2025, sebanyak 48% dari semua aset properti di Jakarta ditempati oleh sektor kesehatan, termasuk ilmu kehidupan dan kantor medis. Tren ini diproyeksikan akan berlanjut pada 2026 dengan pangsa 37%.
Faktor-faktor yang mendorong pertumbuhan ini meliputi populasi yang menua, pertumbuhan kelas menengah, dan dukungan pemerintah pascapandemi, terutama dalam produksi obat dan vaksin. Sektor wisata medis juga mendorong permintaan properti karena Indonesia berupaya mengembangkan ekosistem kesehatannya. Kebijakan pemerintah juga berusaha menarik lebih banyak investasi di bidang kesehatan.
Tren serupa diamati di sektor pendidikan, yang sebelumnya menghadapi pengiriman tenaga kerja ke negara-negara tetangga. Namun, investasi dalam infrastruktur dan program twinning telah meningkatkan permintaan lokal untuk lembaga pendidikan.
Konsultan CBRE menekankan bahwa mengingat meningkatnya permintaan layanan medis, ekspansi signifikan pada sektor ini diharapkan terjadi pada tahun-tahun mendatang.




