Banner

Investasi di Surga

Vila dengan imbal hasil tinggi di Bali dengan ROI hingga 15%

Kembali ke Berita
Properti2 months ago

Pemulihan Pasar Properti Residensial Indonesia pada 2026

14 Februari 2026
mnt baca
Pemulihan Pasar Properti Residensial Indonesia pada 2026

Pada tahun 2026, pasar properti residensial Indonesia diperkirakan akan memasuki fase pemulihan setelah tantangan ekonomi tahun 2025. Pasar menunjukkan tanda-tanda perbaikan berkat perubahan pola suplai dan permintaan serta pergeseran preferensi pembiayaan. Berdasarkan laporan Pinhome Indonesia untuk paruh kedua tahun 2025 dan prospek tahun 2026, suplai rumah baru di pasar primer mengalami penurunan. Namun, ada pertumbuhan di segmen perumahan sekunder, terutama di pinggiran Jakarta. Kondisi ekonomi dan perubahan prioritas keuangan rumah tangga menyebabkan banyak pemilik properti menjaga likuiditas, yang mengakibatkan peningkatan penawaran penjualan cepat. Selain itu, permintaan untuk perumahan sekunder meningkat di kawasan industri seperti Cikarang, di mana permintaan meningkat 16% pada paruh kedua 2025. Preferensi konsumen bergeser ke arah kedekatan hunian dengan tempat kerja. Strategi pembiayaan juga berubah: minat terhadap hipotek untuk rumah sekunder meningkat. Masalah keterjangkauan dan distribusi yang tidak merata masih menjadi tantangan. Secara keseluruhan, dengan dinamika pasokan, perubahan strategi pembiayaan, dan munculnya pusat permintaan baru, pasar bergerak menuju pemulihan yang lebih stabil pada tahun 2026.