Banner

Investasi di Surga

Vila dengan imbal hasil tinggi di Bali dengan ROI hingga 15%

Kembali ke Berita
Properti3 months ago

Pertumbuhan Kredit Konstruksi Mendorong Pasar Properti di Indonesia pada Akhir 2025

9 Januari 2026
2 mnt baca

Akhir tahun 2025 menjadi momentum positif bagi pasar properti Indonesia, terutama di segmen konstruksi. Menurut Bank Indonesia, kredit konstruksi mengalami peningkatan signifikan. Pada November 2025, kredit properti tumbuh 7,4% secara tahunan, jauh lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.

Pendorong utama pertumbuhan ini adalah peningkatan kredit konstruksi yang mencapai 8,1% yoy. Sebagai perbandingan, pada November 2024, angka ini hanya sebesar 1,2%.

Menurut Trioksa Siahaan, Wakil Presiden Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia, proyek konstruksi infrastruktur mulai giat dikerjakan menjelang akhir tahun, mendorong permintaan kredit.

Tren ini juga didukung oleh program perumahan pemerintah, stabilisasi suku bunga, dan perbaikan kualitas kredit. Bank Tabungan Negara (BTN) dan Bank Central Asia (BCA) juga mencatat pertumbuhan, terutama di segmen kredit perumahan dan konstruksi mereka.

BCA menunjukkan hasil yang mengesankan, dengan pertumbuhan kredit konstruksi hingga Rp 43,5 triliun, meningkat 19,7% YoY.

Tren positif juga dirasakan bank daerah seperti BPD Bali, yang mengoptimalkan produk untuk pembiayaan proyek pemerintah pusat dan daerah. Peningkatan kualitas kredit secara keseluruhan pada tahun 2025 menunjukkan perubahan signifikan di pasar.

Membandingkan pencapaian ini dengan tahun lalu dan melihat ke depan, lembaga perbankan berencana untuk terus mendukung tren ini, meskipun ada tantangan likuiditas dan pengetatan syarat kredit.