Banner

Investasi di Surga

Vila dengan imbal hasil tinggi di Bali dengan ROI hingga 15%

Kembali ke Berita
Ekonomi2 months ago

Ekonomi Indonesia Bisa Naik 4,1% dengan Pengurangan Hambatan Non-Tarif

17 Februari 2026
mnt baca
Ekonomi Indonesia Bisa Naik 4,1% dengan Pengurangan Hambatan Non-Tarif

Laporan International Monetary Fund (IMF) menunjukkan bahwa dengan liberalisasi perdagangan yang ambisius dan reformasi struktural, Indonesia memiliki potensi untuk mencapai pertumbuhan PDB sebesar 4,1% dalam jangka menengah hingga panjang. Proyeksi ini dirinci dalam laporan “Golden Vision 2045: Reaping the Gains from Trade” yang dirilis pada Februari 2026. IMF menilai pendalaman integrasi perdagangan dengan mitra regional dan global sangat krusial untuk aspirasi Indonesia menjadi negara berpendapatan tinggi pada tahun 2045. Meskipun kontribusi ekspor netto terhadap pertumbuhan terbatas belakangan ini, hambatan non-tarif (NTBs) tetap relatif tinggi dibandingkan negara lain, meskipun tarif impor berkurang secara bertahap. Pengurangan NTBs dapat memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi, sebagaimana disoroti oleh simulasi Bank Dunia tahun 2023. Menurut simulasi ini, penghapusan empat hambatan utama dapat mendorong PDB hingga 5%. Perubahan ini dapat meningkatkan produktivitas perusahaan domestik dan mendorong realokasi sumber daya ke sektor-sektor dengan keunggulan komparatif. Selain reformasi domestik, penguatan perjanjian dagang dengan mitra utama seperti ASEAN, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan China sangat penting.