Banner

Investasi di Surga

Vila dengan imbal hasil tinggi di Bali dengan ROI hingga 15%

Kembali ke Berita
Bisnis2 months ago

Pengembalian Investasi Panas Bumi di Indonesia Masih Rendah

15 Februari 2026
mnt baca
Pengembalian Investasi Panas Bumi di Indonesia Masih Rendah

Indonesia memiliki potensi besar di sektor energi panas bumi, dengan sekitar 24 gigawatt, namun implementasi aktual menghadapi tantangan yang signifikan. Pengembalian investasi atau Tingkat Pengembalian Internal untuk proyek-proyek panas bumi saat ini tercatat hanya di bawah 5%. Temuan ini dibuat oleh Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API) bekerja sama dengan perusahaan konsultan dan universitas.

Norma regulasi yang ada, seperti Peraturan Presiden No. 112 Tahun 2022, menurut API, tidak memberikan justifikasi ekonomi yang memadai untuk menarik investasi. Direktur API, Riza Pasikki, menekankan bahwa tarif yang ditetapkan tidak memungkinkan pasar berkembang dan memerlukan revisi menuju pendekatan yang lebih fleksibel.

Investasi di energi panas bumi ditandai dengan biaya awal yang signifikan, memerlukan keyakinan atas pengembalian yang berkelanjutan. Namun, tingkat pengaturan saat ini meningkatkan risiko bagi perusahaan yang berencana berinvestasi di bidang ini.

API berharap untuk tinjauan regulasi dalam format dialog dengan pemerintah, yang dapat memperbaiki kondisi untuk pengembangan industri tanpa mengorbankan stabilitas keuangan negara. Diskusi tentang revisi Peraturan Presiden sedang berlangsung, namun mitra perlu menemukan titik temu pada aspek ekonomi dan investasi.