Pariwisata sebagai Mesin Devisa Baru Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, menyoroti pentingnya sektor pariwisata yang semakin meningkat bagi perekonomian negara. Pada kuartal ketiga tahun 2025, pariwisata menghasilkan USD 13,82 miliar atau sekitar IDR 232 triliun. Kontribusi sektor tersebut terhadap PDB mencapai 3,96% dan menciptakan puluhan ribu lapangan kerja. Dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Airlangga membagikan statistik dan membahas cara mengembangkan sektor lebih lanjut. Pada November 2025, jumlah wisatawan mancanegara mencapai 13,98 juta, dengan angka tertinggi berasal dari Malaysia (17,3%), diikuti oleh Australia (11,3%), Singapura (10,5%), dan China (8,8%). Untuk meningkatkan infrastruktur pariwisata dan meningkatkan kunjungan, pemerintah bertujuan untuk mengembangkan bandara baru dan menyederhanakan prosedur visa. Fokus juga pada digitalisasi dan peningkatan standar keselamatan melalui program asuransi, serta melatih 400.000 pekerja setiap tahunnya untuk meningkatkan keterampilan mereka.






