Banner

Investasi di Surga

Vila dengan imbal hasil tinggi di Bali dengan ROI hingga 15%

Kembali ke Berita
Pariwisata2 months ago

Indonesia: Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan untuk Ekonomi Inklusif

20 Januari 2026
2 mnt baca
Indonesia: Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan untuk Ekonomi Inklusif

Menteri Pariwisata Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, baru-baru ini menegaskan kembali komitmen pemerintah terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan. Berbicara pada ‘Leaders’ Meeting: Beyond Destinations-Reimagining Indonesia’s Tourism Future’ di Jakarta, dia menekankan pentingnya mengintegrasikan pariwisata ke dalam ekosistem yang lebih luas yang mencakup aspek lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi. Pariwisata berkelanjutan Indonesia tidak hanya bertujuan untuk menarik pengunjung internasional tetapi juga untuk memastikan pertumbuhan ekonomi inklusif dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Indonesia memiliki banyak situs wisata unik, termasuk 12 Geopark Global UNESCO dan berbagai situs warisan budaya, yang menarik perhatian dunia dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata. Secara nasional, pemerintah menerapkan strategi yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan wisatawan dan menciptakan peluang yang lebih merata bagi seluruh warga negara.

Hingga akhir tahun 2025, Indonesia mencatatkan 13,98 juta wisatawan internasional, menghasilkan pendapatan devisa sebesar $13,82 miliar. Pariwisata juga telah menciptakan 25,91 juta pekerjaan, semakin menekankan pentingnya dalam mendukung perekonomian.

Namun, Indonesia menghadapi tantangan signifikan, termasuk persaingan dari negara lain di kawasan, masalah kebijakan visa, dan pengelolaan infrastruktur wisata. Perbaikan di area ini dapat secara signifikan memperkuat posisi negara di arena wisata global.

Program pariwisata berkelanjutan fokus pada perlindungan lingkungan, pelestarian budaya, dan peningkatan kesejahteraan sosial, memastikan bahwa manfaat pariwisata terdistribusi secara merata.