Mungkinkah Kemiskinan Ekstrem Dihilangkan?

Pemerintah Indonesia giat bekerja untuk menghapuskan kemiskinan ekstrem pada tahun 2026. Pendekatannya berubah dari bantuan sosial menjadi pemberdayaan sosial, bertujuan membantu masyarakat miskin mengatasi hambatan dan mencapai kemandirian berkelanjutan. Menteri Koordinator Bidang Pengembangan Manusia Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya kerjasama di semua tingkat masyarakat dan kolaborasi internasional untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Per Maret 2025, kemiskinan ekstrem di Indonesia tercatat hanya 0,85% dari populasi. Meskipun angka-angka ini menunjukkan kemajuan dalam pengentasan kemiskinan, peristiwa seperti tragedi di Ngada, di mana kemiskinan mendorong seorang anak untuk bunuh diri, menyoroti kebutuhan mendesak untuk tindakan dan kebijakan pemerintah.

