Banner

Investasi di Surga

Vila dengan imbal hasil tinggi di Bali dengan ROI hingga 15%

Kembali ke Berita
Properti3 months ago

Investor China Agresif Buka Pabrik di Indonesia

1 Januari 2026
1 mnt baca

Lansekap industri Indonesia tengah mengalami transformasi signifikan. Berdasarkan laporan terbaru Colliers, investor asal Cina kini menjadi aktor paling dominan dan agresif dalam akuisisi lahan industri serta pembukaan pabrik baru di negara ini. Aktivitas ini merupakan bagian dari strategi ‘China Plus One’ yang dipicu oleh ketegangan geopolitik dan pergeseran tarif perdagangan dunia per November 2025. Data Colliers menunjukkan bahwa serapan lahan industri mencapai 200,48 hektar di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Modern Cikande dan Greenland International Industrial Center (GIIC) menjadi destinasi favorit investor Cina. Perusahaan-perusahaan ini berusaha menghindari tarif dengan memanfaatkan tarif perdagangan Indonesia yang lebih kompetitif. Pasar domestik di Indonesia, dengan lebih dari 280 juta penduduk, juga menjadi target bagi produsen FMCG dan elektronik. Selain itu, investasi Cina dalam sektor nikel dan baterai telah menarik perusahaan rantai pasok untuk membangun pabrik komponen di sekitar Karawang dan Bekasi. Meski otomotif dan sektor kendaraan listrik mendominasi berita utama, terdapat pergerakan signifikan di sektor kimia dan mesin.