Komisi I DPRD Sulbar Ikut Serta dalam FGD Pengembangan Indeks Demokrasi Indonesia

Sebuah peristiwa penting dalam kehidupan politik di wilayah Sulbar, Indonesia, adalah partisipasi Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dalam Diskusi Kelompok Terarah (FGD) yang didedikasikan untuk pengembangan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di bidang politik. Acara ini, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, berlangsung pada 12 Februari 2026 di Hotel Berkah. Pembicara utama di forum tersebut adalah Khalil Qibran, anggota Komisi I.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas demokrasi di wilayah tersebut dengan meningkatkan partisipasi politik publik dan memastikan pemerintahan yang transparan. Peran penting badan legislatif dan eksekutif dalam membangun sistem politik yang adil dan sehat juga ditekankan secara khusus.
“Indeks Demokrasi Indonesia adalah alat penting untuk menilai kualitas demokrasi di tingkat lokal. Oleh karena itu, sinergi dari semua pemangku kepentingan diperlukan untuk memperbaiki setiap indikator,” tegas Khalil.
Forum ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai organisasi, akademisi, perwakilan partai politik, dan tokoh masyarakat. Peserta mendiskusikan berbagai strategi untuk meningkatkan indikator indeks, dengan menekankan pentingnya dukungan publik dan pengembangan literasi politik di kalangan masyarakat.
Forum tersebut juga berfokus pada menemukan solusi konkret untuk meningkatkan indikator yang diperlukan pada tahun 2024. Usulan termasuk secara aktif melibatkan semua unit operasional (OPD), serta departemen layanan hukum dan informasi, untuk mencapai tujuan yang dinyatakan oleh Gubernur.

