Bloomberg Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5% di 2026
Menurut Bloomberg Intelligence, ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh sebesar 5% pada 2026, dengan inflasi di kisaran 2,75%. Proyeksi ekonomi yang stabil ini muncul meski ada tantangan keuangan dan meningkatnya risiko fiskal. Laporan yang dirilis pada Januari 2026 ini memperkirakan probabilitas resesi hanya sekitar 3% dalam 12 bulan ke depan, dengan pertumbuhan yang diproyeksikan terus berada di kisaran 5% hingga 2027. Kinerja pasar saham Indonesia yang mengesankan sepanjang 2025, dengan kenaikan 22% di Indeks Harga Saham Gabungan, mendukung ekspektasi optimis ini, didorong oleh meningkatnya partisipasi investor ritel domestik. Namun, pasar obligasi pemerintah mengalami tekanan signifikan. Arus masuk investasi asing ke surat berharga negara turun drastis, dengan arus masuk bersih turun menjadi USD 25 juta dari puncaknya USD 4,6 miliar pada Agustus 2025. Tantangan mata uang termasuk pelemahan rupiah ke 16.790 per dolar AS, meski Bank Indonesia menargetkan stabilitas di kisaran 16.500-16.400 per dolar AS.

