Indonesia Gunakan Budaya sebagai Jembatan Diplomasi Global

Menteri Kebudayaan Indonesia, Fadli Zon, mengungkapkan strategi untuk memanfaatkan warisan budaya negara dalam memperkuat hubungan internasional tahun 2026. Program ‘Indonesian Cultural Outlook 2026’ berupaya mempromosikan sastra, film, dan musik Indonesia di kancah global. Perhatian khusus diberikan pada perluasan program penerjemahan karya sastra Indonesia dan dukungan bagi penerbit asing. Fadli Zon menegaskan bahwa budaya harus menjadi kekuatan pemersatu di dunia yang terpecah oleh politik. Pemerintah berencana melibatkan hingga 60 negara dalam pertukaran budaya dan pelestarian warisan, memperkuat potensi kreatif. Inisiatif ini berfokus pada pengembangan ekonomi budaya, infrastruktur, dan kolaborasi budaya internasional. Rencananya mencakup partisipasi dalam acara budaya internasional utama seperti KTT CHANDI dan IPACS, memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan budaya.


